Saturday, December 06, 2014
Tuhan Menangis

Singgah aku disana ketika halilintar merobek awan Pak Tua berjanggut putih disana duduk santai sambil menyulut tembakau beraroma kudus "Nak, masuk...nanti kuyup kau, disiram hujan" Sangka ku, akan ada obrolan mengikuti sapaannya Ternyata diam. Aku coba, mulai bicara "Pak tu..". Dia, menyambarku "sssssttt" Sangat hening. 10 menit dalam bisu... Maaf Nak, tadi ku selah. Kau tau? Ketika langit menangis dan halilintar berteriak jangan bicara. Diam dan dengar. Saat itu, Tuhan memberi tahu Dia mencintai kita, walaupun dia menangis dalam kesakitan.

Posted at 08:16 am by enrico

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments





Previous Entry Home Next Entry



   

<< December 2014 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




rss feed