Entry: Tuhan Menangis Saturday, December 06, 2014



Singgah aku disana ketika halilintar merobek awan Pak Tua berjanggut putih disana duduk santai sambil menyulut tembakau beraroma kudus "Nak, masuk...nanti kuyup kau, disiram hujan" Sangka ku, akan ada obrolan mengikuti sapaannya Ternyata diam. Aku coba, mulai bicara "Pak tu..". Dia, menyambarku "sssssttt" Sangat hening. 10 menit dalam bisu... Maaf Nak, tadi ku selah. Kau tau? Ketika langit menangis dan halilintar berteriak jangan bicara. Diam dan dengar. Saat itu, Tuhan memberi tahu Dia mencintai kita, walaupun dia menangis dalam kesakitan.

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments